Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Tuesday, September 27, 2016

Jangan Menilai Seseorang dari Luarnya !!! Bapak Ini sungguh luar biasa


Karena berpenampilan lusuh, seorang lelaki paruh baya tidak digubris oleh karyawan dan karyawati. Padahal ternyata apa yang dia beli lebih mahal dari konsumen yang memakai pakaian berjas. Peristiwa ini terjadi di sebuah counter seluller ternama di kota Semarang, Jawa Tengah.

Linawati, salah seorang karyawati counter tersebut menuturkan sebuah kisah unik tapi nyata yang terjadi di counter tempatnya bekerja. Perempuan asal Demak tersebut mengungkapkan, beberapa hari lalu ada seorang lelaki berpakaian lusuh yang ingin membeli sebuah smartphone di counternya.

“Tak ada satu pun teman teman penjaga counter saya yang mau menanggapi bapak tersebut. Akhirnya saya yang melayaninya” ungkap Linawati.

Kata bijak mengatakan jangan pernah menilai buku hanya dari sampulnya. Meski pepatah tersebut sudah dianggap kuno, namun juga masih bisa dibuktikan kebenarannya hingga sekarang.

Ya, kita tak bisa menghakimi orang lain hanya dengan melihat luarnya saja. Karena belum tentu
orang yang berpakaian serba wah itu benar-benar orang ‘punya’ dan belum tentu juga orang yang berpakaian ala kadarnya itu orang tidak mampu. Sayangnya, kata bijak diatas tampaknya tidak benar-benar dihayati oleh para


karyawan dan karyawati di counter tersebut.

Namun karena hanya pakaiannya lusuh dan compang camping seperti belum disetrika, serta memakai sandal jepit, tak ada satu pun karyawan maupun karyawati counter itu yang mau melayani bapak paruh baya tersebut. Seluruh pegawai counter tampak sibuk melayani pembeli lain, malah ada beberapa karyawati yang bercengkrama satu sama lain ketika bapak tersebut melihat-lihat, tanpa menanyakan bahkan sama sekali tidak menyapa calon pembeli yang dikira miskin tersebut.

Linawati yang melihat sikap acuh tak acuh dari karyawan itu pun akhirnya langsung turun tangan dengan mendekati bapak tersebut dan menanyakan apa yang bisa dibantu.

“Tak ada satu pun karyawan yang mau meladeni bapak tersebut. Akhirnya saya yang baru saja selesai istirahat yang melayaninya” ungkapnya, Senin (14/3).

Tak disangka-sangka, ternyata pria tersebut hendak memborong smartphone seharga Rp. 2 juta sebanyak 25 buah dan dia bayar dengan uang tunai. Melihat segepok uang yang dibawa bapak tersebut, teman-temannya sesama karyawan di counter heran dan langsung berlomba-lomba membantu pelayanan untuk calon pembeli yang telah diabaikannya tadi.

Ternyata pria itu adalah owner sebuah jasa travel umroh dan haji serta pemilik sebuah restoran ternama di kota tersebut. Dia berniat membelikan semua karyawan di kantornya dengan smartphone yang mau dibeli sebagai bonus target di perusahaan travelnya.

“Alhamdulillah setelah saya melayani beliau dengan ramah, saya langsung diberi uang tip Rp 1 juta dan ditransferkan pulsa Rp 200 ribu. Rejeki anak sholehah,” kata Lina dengan tersenyum.

Read More

Debat CAPRES AS Yang saling beradu Mulut

 Debat CAPRES AS Yang saling beradu Mulut 

Debat pertama kedua kandidat calon presiden AS dari Partai Republik dan Partai Demokrat, Donald Trump dan Hillary Clinton mengambil topik ekonomi dan diwarnai perdebatan sengit tentang pekerjaan, kesepakatan dagang dan pajak.
Debat selama 90 menit di New York ini diperkirakan akan menjadi debat yang paling banyak ditonton dalam sejarah televisi, dengan 100 juta penonton.
Debat presiden dimulai dengan jabatan tangan dan sapaan antara kedua kandidat capres sebelum berjalan ke podium masing-masing.
Clinton bertanya pada Trump, "Apa kabar, Donald" disambut sorakan penonton.
Serangan pertama Clinton pada Trump menyebut bahwa dia menerima uang dari ayahnya saat pertama mengawali bisnisnya namun menggambarkan dirinya dan latar belakangnya sebagai kelas menengah.
(2).Kesepakatan dagang menjadi salah satu poin dalam debat Capres AS ini

“Donald sangat beruntung dalam hidupnya, dan itu semua keuntungannya," katanya. "Dia meminjam $40 juta dari ayahnya, dia benar-benar percaya bahwa jika Anda membantu orang kaya, Anda akan lebih baik."
Trump membalas, mengatakan, "ayah saya memberi saya pinjaman kecil pada 1975, dan saya mendirikan perusahaan," yang bernilai miliaran dolar.
Perdebatan panjang mereka berikutnya adalah soal perjanjian dagang.
Clinton dan Trump berseberangan soal Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara yang ditandatangani oleh Bill Clinton.
"Suami Anda menandantangani Nafta dan ini adalah perjanjian dagang terburuk yang pernah ditandatangani...dan kini Anda mau menandatangani Trans-Pacific Partnership...yang akan sama buruknya dengan Nafta."
Clinton mengatakan, "Donald, saya tahu, Anda hidup dalam kenyataan versi Anda sendiri..."
Selama ini, Hillary Clinton selalu menyatakan posisinya yang tidak setuju dengan Trans-Pacific Partnership yang dinegosiasikan dan disetujui oleh pemerintahan Presiden Obama.
Trump membalas lagi, "Anda tak punya rencana!"
Clinton kemudian mengkritik Trump yang mengatakan "perubahan iklim adalah sebuah tipuan hoax yang dilakukan oleh Cina"
Trump membalas balik, "Saya tidak mengatakan itu."
Namun sebuah tweet dari 2012 menunjukkan fakta yang sebaliknya.

Read More

Bom Meledak di Masjid yang berada di Jerman , Astagfirullah

Bom Meledak di Masjid yang berada di Jerman , Astagfirullah
Kepolisian Jerman mengatakan telah terjadi dua serangan bom di Dresden, Jerman bagian timur pada Senin (26/09) malam.
Salah satu bom meledak di Masjid Fatih Camii dan bom kedua meledak di pusat konferensi internasional. Masjid itu diketahui sebagai tempat ibadah yang digunakan oleh komunitas Turki.
Insiden itu tidak sampai menimbulkan korban dan sejauh ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
"Meskipun tak seorang pun mengaku bertanggung jawab, kami menduga ini terkait dengan motif rasial," kata Kepala Kepolisian Dresden, Horst Kretzschmar, pada Selasa (27/09).
Menyusul serangan tersebut aparat keamanan kini telah meningkatkan keamanan di masjid-masjid yang ada di Dresden.
Dresden belakangan menjadi titik vokal dari protes-protes sayap kanan di tengah peningkatan pesat jumlah imigran dan pengungsi di Jerman.


Kota itu tercatat sebagai tempat kelahiran gerakan yang disebut PEGIDA, Warga Eropa Patriotik terhadap Islamisasi Barat.
Para anggotanya sering menggelar demonstrasi menentang membanjirnya pendatang dan pengungsi di Jerman.
Tahun lalu jumlah mereka yang tiba di negara tersebut lebih dari satu juta orang.
Read More